aku mengira dia perhatian padaku karena dia menyukaiku. hemm, dia memang menyukaiku bukan karena ada hati untukku. tapi karena memang aku sahabatnya.
dia pernah bercerita banyak tentang masalalunya yang mungkin bagi dia menyedihkan. keadaan keluarga dan semuanya.
aku pernah mendengarkan dia bagaimana dia patah hati, bagaimana dia bekerja diberbagai kantor bagaimana dia suka makan ini dan apa yang dia benci aku tahu semua. hanya saja itu sebatas sahabat.
iya sahabat. dia yang kukenal masih beberapa bulan yang lalu dikarenaknan kita masuk di kampus yang sama.
dan saat yang tepat waktu itu ada seorang teman perempuan yang ternyata dia juga suka padanya. dan menceritakan semua kepadaku kalau dia menyukainya. aku spechless karena dia kira aku sangat mengejarnya. tapi memang benar aku mengejarnya, hanya saja keadaan nggak akan berubah kepadaku. aku hanya bisa mndengarkan curhatan perempuan itu dengan jantung yang hampir meledak. karena semua ceritanya sama yang aku alami.
apa memang pada semua perempuan dia menceritakan kehidupannya.
apa dia ingin dikasihani? pasti tidak kan. aku hanya berfikiran positif, mungkin aku bukan tempat curhat yang tepat bagi dia.
dan akhirnya aku memberanikan diri mengungkapkan rasa sukaku padanya. dan pada akhirnya tidak ada jawaban serius darinya. keadaan tetap nggak akan berubah, aku selalu jadi sahabatmu.
baiklah terimakasih sahabat, kau memberikanku kenangan dan masa-masa yang menyenangkan. kau bisa membuatku tersenyum dan juga menangis.
dan sampai sekarang aku tidak pernah bertemu dengannya.
2 comments:
miriss. .
ini kisah nyata tah goroan tich. ?
nyata bibeh :)
*pengalaman pribadi
Post a Comment