Tuesday, June 3, 2014

Lonely

Posted by ceritacurhatku at 7:41 PM
"Bay, Reni mana ?" tanya Lela temen SMA Reni dulu. Bayu kemudian menggeleng dengan cuek dan kembali menghabiskan makanan di depannya. Reni, sudah tidak asing di mata mereka. kalau ada Bayu pasti ada Reni di sebelahnya. tapi sekarang mereka tidak bersama entah mengapa. teman baiknya saja tidak tahu tentang masalah mereka.

***

Flash Back 1 minggu yang lalu.
Di sebuah cafee dengan konsep vintage, muncul seorang cewek dengan dress selutut motif vintage juga sama dengan suasana di cafee ini. Bayu melambaikan tangan kepadanya dengan ekspresi yang tidak bisa di tebak. cewek itu menuju ke arahnya dan kemudian duduk dengan muka yang sedikit menyimpan suatu rahasia.
"Kita putus aja ya Ren. Gue nggak bisa nerusin hubungan ini."
please, jangan nunjukin ekspresi seperti itu batin Bayu saat melihat ekspresi Reni.
Reni yang tadi disebut oleh Bayu adalah cewek berumur 22 tahun yang sudah menjadi pacarnya selama tiga tahun. entah karena kesibukan masing-masing atau perbedaan pendapat yang selalu jadi permasalahan. sudah 6 bulan lalu mereka sering berdebat, entah karena sifat cemburu Reni yang makin menjadi. dan sikap Bayu yang sekarang berasa leluasa untuk berteman atau dekat dengan cewek lain karena memang sifat Bayu yang easy going kepada teman-temannya termasuk cewek.
"Gue sudah berusaha buat nggak deket sama temen-temen gue di kampus apalagi cewek. tapi kenapa cewek yang minta ajarin mata kuliah yang dia nggak ngerti kenapa harus lo cemburuin. gue udah jelasin kalau nggak ada apa-apa. kalau dicemburuin tapi sampai kayak gini gue nggak bisa." jelas Bayu dengan melihat langsung ke arah Reni yang sedang memainkan sedotan minumannya. 5 menit mereka diam akhirnya Reni angkat bicara.
"Gue emang cemburuan, gue ngelihat loemang deket banget sama siapapun. tapi di mata gue nggak, gue marah ketika lo bersama cewek siapapun." jelas Reni masih dengan memainkan sedotannya. "gue cuma pengen lo sadar kalau lo tuh masih punya gue..." sekarang dia menghentikan jarinya yang tadi memainkan sedotan minumannya. kemudia dia melihat Bayu yang masih dengan tenang mendengarkan penjelasan Reni. "Kita break aja yah.. please jangan putus..." pinta Reni dengan muka yang ingin menangis. cowok yang sudah dia pacari selama 3 tahun memilih untuk meninggalkannya.
Bayu menghela napas kemudian masih dengan keputusan awal Bayu memutuskan hubungan itu. Reni yang masih duduk di meja itu diam tanpa menoleh ke arah Bayu yang sudah meninggalkannya di belakang.
saat di mobil, Bayu menundukkan wajahnya di setir mobil tanpa menjalankannya, dia melihat Reni juga masih tertunduk melihat minumannya yang sedari tadi di aduk-aduk. sama seperti hatinya yang kini teraduk-aduk oleh keputusan Bayu.

***

Saat Bayu bersantai-santai tanpa Reni yang biasa menemaninya selalu. paling kalau jam kuliah beda mereka nggak bertemu untuk sekedar makan atau membahas kuliah masing-masing.
"Bay, mana si Reni ? tumben sendirian hari gini..." kata seseorang teman baiknya dari SMA juga, namanya Indra. Indra menemani Bayu yang duduk santai di kantin sambil ngegame. meskipun baru seminggu Bayu dan Reni putus, Bayu tetap nggak bisa ngilangin badmoodnya.
"Lo kenape ?" tanya Oji, kali ini dia menepuk punggung Bayu keras.
"Sialan lo, sakit tau..." keluh Bayu sambil mengusap-usap punggungnya yang terasa panas.
"Iya, tumben muka lo di tekuk kayak karpet aje." kata Oji lagi. Oji langsung memposisikan duduk di depan Bayu, mungkin aja dia bakal cerita tentang apa yang terjadi.
"Lo putus sama Reni ?" saat ini Indra yang meng-skak mat Bayu yang sedang minum es sirupnya sampai hampir tersedak. lalu menoleh ke arah Indra dengan tatapan nggak percaya.
"Lo sebenernya dukun Ndra ?" tanya Bayu yang sekarang terbatuk-batuk. lalu merubah sorotan matanya seperti orang sedang kehilangan anaknya. "Gue putus sama Reni baru seminggu yang lalu." jelas Bayu dan di sambut biasa oleh kawan-kawannya. "Kok nggak ada yang buka suara sih ?" tanya Bayu bingung karena melihat teman-temannya tidak ada yang merespon.
"Sebenernya sih gue tahu dari Lela, Bay... " kata Oji sambil menyruput es teh manisnya. "cuman mau tahu aja langsung dari mulut lo." lanjut Oji yang kali ini sibuk dengan gorengannya. tanpa membahasnya lagi mereka bertiga mengerjakan kesibukan masing-masing.

***

Di rumah, Bayu ingin membereskan semua benda yang di berikan oleh Reni untuknya. di dalam lemari masih ada dasi biru untukku saat magang 3 bulan yang lalu. kemudian ada kemeja putih bertuliskan Bayu di kantongnya, itu adalah buatan Reni sendiri. semua barang itu Bayu tumpuk di satu kardus.
setelah membereskan semuanya, Bayu berbaring di kasurnya. dilihatnya ponsel yang selalu setia sejak dia masih SMA, iseng-iseng Bayu membuka folder foto, disana banyak sekali kenangan tentang teman-temannya dan juga Reni sewaktu masuk kuliah bersama. ada foto Bayu dan Reni yang berangkulan dengan memakai toga saat lulus SMA. mereka berdua tersenyum dengan bahagia. dan kali ini adalah kebalikannya.
selain itu Reni yang di kamarnya juga sedang menyendiri. yah beginilah dia tidak secerewet dulu, dan sekarang hanya diam kadang menatap ponselnya melihat kalau ada sms atau telepon dari Bayu.
"Kak Reni, ayo makan..." teriak adiknya dari ruang makan. tapi tidak ada jawaban dari Reni, saat ini dia tertidur karena capai mengingat-ingat kejadian waktu itu.

***

Sudah sebulan Bayu dan Reni tidak berhubungan dan bertemu. Saat di kampus, dan kebetulan waktu itu Bayu dan Reni dalam satu gedung dan nggak disangka bakalan ketemu. Oji yang melihat kejadian itu berusaha menggoda Reni yang berjalan bersama Lela.
"Hai ceweeekk..." sapa Oji ganjen.
"Ihh, lo tumben keganjenan kayak begitu." sela Lela yang merasa terganggu dengan sikap Oji tersebut.
"Udah dari dulu ganjennye..." potong Indra saat melihat Oji mau menjawab pertanyaan Lela.
Oji yang hanya sekedar mengenal Reni asli SKSD di depan Reni. Bayu yang melihat itu hanya tersenyum geli. temen kelasnya ini kenapa berubah jadi keganjenan gitu, udah tahu Reni dulu pacar Bayu.
"Ren, nanti istirahat makan bareng gue yuk." ajak Oji dengan senyum-senyum nggak jelas. melihat Reni yang bingung mau ngelakuin apa akhirnya Bayu menggeret teman satu kelasnya itu menjauh dari 2 cewek itu.
"Sorry yah girls..." kata Oji yang terdengar sampai ujung koridor kelas. Bayu yang meenggeret Oji tidak bisa menahan tawanya. saat merasa jauh dari Reni dan Lela akhhirnya tawa Bayu meledak sampai memegangi perut karena sakit. Indra yang melihat Bayu teratwa jadi ikut tertawa juga. akhirnya Bayu bisa tertawa lagi.
Reni yang sedari tadi tidak memperhatikan Oji, ternyata dia melihat Bayu yang tadi ada di depannya. Bayu hanya tersenyum dan selebihnya Bayu hanya melihay Oji yang menjadi ganjen tiba-tiba.
"Ngelamun aja Ren..." tanya Lela yang memang tadi khawatir kalau Reni bertemu Bayu.
Reni yang ketahuan kalau lagi melamun akhirnya sadar dan menggeleng kepada Lela yang menatapnya khawatir. "udah lupain aja Bayu. dia tanpa sebab juga mutusin kamu..." lanjut Lela memberi nasihat pada Reni yang sekarang mulai murung.
sesampainya di rumah Reni mencoba untuk menghubungi Bayu yang sekarang entah dimana. dia ingin mengembalikan semua barang-barang yang diberikan cowok itu selama 3 tahun yang lalu.

To : Ren's Guy
Bay, kamu ada di rumah ? bisa ketemu sebentar nggak ?

ahh, nama kontak masih Ren's Guy. itu nama dari SMA nggak pernah Reni ganti. Reni berharap Bayu masih mau bertemu.

From : Ren's Guy
Oke, kita ketemu di cafee biasanya.

Bayu akhirnya membalas. dia langsung merapikan barang-barang yang siap untuk diberikan ke Reni. itu barang yang mempunyai kenangan untuk mereka berdua.
sesampainya di cafee, Oji sudah memulai kerja part timenya sebagai barista. karena dia memang suka sekali dengan kopi, maka dari itu dia memilih pekerjaan ini.
"Hei Ji..." sapa Bayu yang sudah datang awal di cafee tersebut.
"Oii Bro, mau kopi ?"
"Cappuccino Frappe satu sama Caramel Machiato satu yakk." pesan bayu sambil duduk di depan Oji yang ada di bar. sepuluh menit menunggu akhirnya Reni datang sambul membawa box besar. Bayu memindah tempat duduk di meja untuk 2 orang. terduduklah mantan pasangan itu. Oji yang dari tadi melihat mereka langsung menjadi khawatir dengan keadaan mereka. Indra yang menceritakan soal Bayu dan Reni. mereka pasangan yang paling serasi di SMA dulu dan nggak nyangka Bayu yang dulu punya banyak temen jadi memilih atu cewek yang dipacarinya sampai 3 tahun ini tapi akhirnya putus.
"Ini pesanannya guys..." Oji meletakkan pesanan Bayu tadi. beginilah kalau putus sama pacar yang 3 tahun udah bersama. apa yang disuka, apa yang nggak disuka mereka pasti tahu. Reni memang dari dulu suka Caramel Machiato karena kopinya nggak pahit. kalau Bayu memang suka manis, jadi terkadang dia meminta creamnya lebih banyak.
"Ini buat lo..." mereka berbica berbarengan dengan memberikan box masing-masing.
Oji menggelengkan kepalanya yang melihat sampai mengelus-elus dahinya... "udah kompak begitu kenapa harus putus, ckckck" bisik Oji sambil melayani pelanggan.
"Lo duluan..." Bayu mengalah dan meletakkan box itu di baeah meja.
"Gue balikin semuanya ke lo. karena memang kita udah nggak ada apa-apa. mungkin aja ini bakal lo buang atau lo simpan." Reni menjelaskan semuanya sambil meletakkan box itu di depan Bayu. Reni melihat Bayu dengan wajah yang menyesal. "sebenernya gue nggak mau balikin. tapi kalau kita emang nggak bisa bareng lagi lebih baik gue kasih yang punya."  lagi-lagi Reni menunduk saat Bayu menggerakkan tangannya untuk mengambil. diraihnya box itu tapi ditahan oleh Reni. "lo bisa ngasih gue kesempatan ?" tanya Reni berharap ini semua hanya mimpi. genggaman Reni melemah saat Bayu menggeleng menandakan tidak bisa. kemudian giliran Bayu meletakkan box yang tadi dibawanya dari rumah.
"Ini dari lo semua, tapi sori... sekarang baju ini yang gue pakai nggak bisa gue kasih. sorry..." kata Bayu menahan malu.
"Nggak apa-apa kok gue seneng lo masih mau pakai." kata Reni, sekarang tersungging senyuman tipis darinya.

***

sesampainya di rumah, Bayu merebahkan diri di kasur. kemudian dia mendengarkan lagu dari ponselnya. terdengar lagu A thousand Year punya Christina Perri. Bayu ingat itu adalah lagu kesukaan Reni dari awal-awal muncul film Twilight. biasanya mereka berduet kalau sedang suntuk di rumah. kadang kalau sedang karaoke bersama Indra dan Lela mereka pasti menyanyikan itu. sampai Indra dan Lela terkadang bilang jangan nyanyi itu karena sudah bosan.
bunyi lagu Secondhand Serenade Your Call berbunyi tanda ringtone dari Oji. dengan ogah-ogahan dia mengangkat teleponnya.
"Halo? ada apa Ji ?" tanya Bayu. terdengar di seberang sana suara kendaraan yang ramai dan ada suara ambulance. "Halo Ji ?" kali ini Bayu bangun dari tempat tidurnya.
"Bay, Reni kecelakaan. Taxi yang dia tumpangi nabrak bus pas di perempatan cafee..." jelas Oji yang langsung di tutup Bayu. tanpa basa-basi Bayu langsung menuju ketempat kejadian.


To Be Continued Tried To Walk


0 comments:

Post a Comment

 

Freedom... Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review